Jika ada pertanyaan apa saja hal yang patut disyukuri dalam hidup saya? Salah satu jawabannya adalah bisa menginjakkan kaki di bumi Eropa. Ya! Tahun ini saya berkesempatan menjelajahi Eropa lewat pesona negeri Jerman, Belanda, dan Perancis.
FBF 2025 berlangsung di Messe Frankfurt, Frankfurt am Main, Jerman, dari 15 s.d. 19 Oktober 2025. Guest of Honour pada tahun ini adalah negara Filipina dengan tema “The Imagination Peoples the Air”. Dalam catatan websitenya, peserta terdaftar meliputi penerbit, agen literatur, media, kreator dari berbagai negara, serta pengunjung industri (trade visitors) dan kemudian publik umum. Terdapat 118.000 pengunjung (trade visitors) dan 120.000 pengunjung umum dari 131 negara.
Desain dan Pengaturan Kegiatan
Secara lokasi, Messe Frankfurt sangat strategis: hall-hall besar, akses mudah melalui transportasi umum, dan signage yang jelas. Terdapat informasi dalam bentuk hall plan, aplikasi frankfurt connect, dan papa direktori yang membantu para pengunjung. Pengaturan zonasi: terdapat area untuk trade (industri), public area, panggung diskusi, area tamu khusus, tempat istirahat: relax, dan spot untuk acara anak-anak.
Penerbit diberikan tahapan perencanaan sejak jauh hari, dimulai dari pendaftaran, alokasi stan, dan layanan tambahan lainnya. Jam pembukaan ditetapkan secara konsisten, misalnya untuk eksibitor dan visitor tamu mulai pukul 09.00 dan untuk pengunjung umum di jam selanjutnya.
Dalam hal pengaturan “lalu lintas” pengunjung dan trader visitor, penyelenggara membuat skema: untuk peserta dan eksibitor dapat lebih awal, sebelum publik umum, sehingga industri bisa melakukan negosiasi/networking sebelum publik berdatangan.
Penggunaan aplikasi digital “Frankfurt Connect” yang berisikan seluruh informasi, baik produk, penulis, stan, dan informasi lainnya memudahkan pengunjung untuk merencanakan kunjungan, kontak peserta, appointment, melihat peta hall, dan informasi lainnya.
Booth yang Menarik & Futuristik
Dalam setiap ajang pameran, tentu masing-masing peserta akan mendesain booth semenarik mungkin. Dari beberapa yang diamati rata-rata booth memiliki konsep futuristik yang memadukan permainan bentuk dan cahaya.
Di booth Mohammed Bin Rashid Al Maktoum Knowledge misalnya, gaya minimalis futuristik, menonjolkan garis tegas bentuk kotak, dominasi warna putih, serta pencahayaan LED biru muda. Penggunaan ruang terbuka dan tinggi atap menciptakan tampilan modern.
Pola yang sama juga disuguhkan oleh booth Thieme. Perbedaannya hanya pada bentuknya, yaitu melingkar. Desain bersih, profesional, dan korporat. Desain Thieme sangat mirip dengan desain booth CBSPD. Elemen dominan: biru dan putih, dengan logo berbentuk pohon sebagai fokus utama di ruang atas (signage melingkar). Pada area duduk dibuat terbuka atau transparan.
_0.png)
