27 Apr 2012

Asmara di Atas Haram

Tidak ada komentar:
Desain Cover by: Satrio Amal Budiawan
Judul Buku: Asmara di Atas Haram
Penulis: Zulkifli L. Muchdi
Editor: Hijrah S. & Adhika Prasetya
Tebal Hal: 465
Tahun Terbit: 2012


Luka apa yang lebih menyakitkan dari kehilangan seorang yang kita kasihi? Luka yang menyayat hati Yasser Al-Banjary. Luka akibat pertarungan di hatinya yang lebih memenangkan kerelaan ibunya kembali ke Pangkuan-Nya, ketimbang menggunakan uang 5 miliar dana tak bertuan yang tiba-tiba masuk ke dalam rekeningnya untuk menyelamatkan sang Ibu.

Yasser Al Banjary hanya hidup bersama ibu dan adiknya. Sepeninggal ayahnya, Yasser menjadi mandiri, kemandiriannya membawa ia memenangkan lomba baca Al-Qur’an Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Suatu saat ibunda Yasser sakit dan membutuhkan biaya untuk operasi, pada saat itu Yasser hanya memiliki uang sebesar 2 juta rupiah. Sedangkan biaya yang dibutuhkan sebesar 60 juta. Yasser yang berprofesi sebagai wartawan freelance Harian Umum Banjarmasin Post di kota ini, kaget bukan kepalang saat mengetahui di rekeningnya terdapat kucuran dana Rp5 miliar.

Suara Hati, Suara Tuhan?

Tidak ada komentar:
Desain Cover by: Satrio Amal Budiawan
Judul Buku: Terapi Hati
Penulis: Prof.Dr.H.M. Amin Syukur.M.A. & Dra. Hj. Fathimah Usman, M.Si
Editor: Hijrah S. & Adhika Prasetya
Tebal Hal: 152
Tahun Terbit: 2012

Hati adalah misteri besar Allah SWT. Di dalam hati, Allah SWT meletakkan dimensi ketuhanan-Nya. Melalui hati, Allah SWT selalu ”membisikkan” kebenaran. Kebenaran yang akan selalu mengarahkan manusia kepada budi pekerti yang mulia (akhlâqul karîmah). Namun, jika manusia menolak ”bisikan” ini, maka hati manusia akan tertutup kabut tebal dan gelap, jauh dari kebenaran, dan akan terjangkit virus yang merusak seluruh jaringan dan sistemnya. Abu Hurairah berkata : “Hati adalah raja anggota tubuh. Anggota tubuh adalah para prajuritnya. Apabila raja baik, maka baik pulalah para prajuritnya. Apabila raja buruk, maka buruk pulalah para prajuritnya”.

27 Mar 2012

Jalaluddin ar-Rumi

Tidak ada komentar:
Oleh: Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani
( Grandson of Mawlana Rumi )

“Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan,
Saya mencintainya dan Saya mengaguminya, Saya memilih
jalannya dan Saya memalingkan muka ke jalannya. Setiap
orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya, kekasih
yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai, dia
begitu indah, oh dia adalah yang paling sempurna.
Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta yang
tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dan dia dan
mereka adalah dia. Ini adalah sebuah rahasia, jika
kalian mempunyai cinta, kalian akan memahaminya.
( Sulthanul Awliya Mawlana Syaikh Nazhim Adil
al-Haqqani – Cucu dari Mawlana Rumi, Lefke, Cyprus
Turki, September 1998)

16 Mar 2012

Kesempatan Hidup Kedua

Tidak ada komentar:
Desain Cover by: Satrio Amal Budiawan
Judul Buku: Kesempatan Hidup Kedua
Penulis: Roidah
Editor: Andriansyah, Adhika Prasetya
Tebal Hal: 112
Harga: 27.000,-
Tahun Terbit: 2012

Tidak semua orang berkesempatan atau mampu mencari makna hidup ini. Tetapi tidak demikian dengan orang-orang beriman di dalam buku ini. Mereka punya modus sederhana dalam memaknai hidup: meyakini tanpa syarat akan sifat Maharahman dan Maharahim Allah SWT. Mereka bukanlah pejabat, tokoh politik terkenal, dai kenamaan, warga kelas atas atau bahkan selebritas. Akan tetapi, pengalaman luar biasa yang mereka alami tak dapat disangkal lagi dapat menginspirasi dan menyadarkan siapa saja bahwa kesejukan kasih dan sayang Allah SWT bisa mampir kepada siapa saja yang mau menjemputnya.