Tampilkan postingan dengan label perempuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perempuan. Tampilkan semua postingan

18 Jun 2015

Astrie Ivo: Sepasang Sayap Menuju Surga

Tidak ada komentar:
Judul Buku: Astrie Ivo: Sepasang Sayap Menuju Surga (Autobiografi Parenting)
Penulis: Yugha E dan Astrie Ivo
Tebal Hal: :  vi + 158  halaman
Tahun Terbit: 2015
Cover: Yudi

Buku Astrie Ivo: Sepasang Sayap Menuju Surga (Autobiografi Parenting) merupakan buku yang ditulis berdasarkan kisah seorang Astrie Ivo selama menjalani rumah tangga, banyak cerita menarik  dan inspiratif terutama suka dukanya mendidik ketiga orang putranya agar selalu berada di jalan yang diridhai oleh Allah SWT. Uniknya hal tersebut tak disampaikan lewat aneka teori melainkan melaui jejak kehidupan Astrie sebagai anak  maupun ia sebagai seorang ibu. Sebuah buku yang sangat menginspirasi pembaca untuk berjuang menjadi pribadi sekaligus orang tua yang lebih baik lagi bagi anak-anaknya, dalam naungan keindahan Islam.

Buku ini disajikan dengan bahasa yang lugas dan dinamis.Kisah-kisah yang disampaikan bersumber dari pengalaman penulis, mengandung hikmah yang dapat menjadi rujukan bagi pembaca.Sangat menginspirasi, tidak hanya bagi orang tua tetapi juga untuk para calon orang tua yang ingin mendidik anaknya secara Islami sejak dini.

12 Nov 2013

Pispot

Tidak ada komentar:
Simpel, praktis, cukup sambil berdiri, tinggal pencet tombol, selesai. Ya, itulah Pispot.  Kalau kita berkunjung ke mal atau kantor-kantor perusahaan, Pispot selalu ada di toilet laki-laki, dan tidak ada di toilet perempuan. Jadi, pispot jelas untuk lelaki, bukan untuk waria, apalagi wanita.

Di kantor, tiap kali saya masuk toilet dan bertemu dengan pispot, saya selalu bertanya kiranya siapa yang mendapatkan ide brilian membuat sebuah pispot ini? bagi saya ini menakjubkan. Pispot bukan sekadar alat untuk menyalurkan 'hasrat' buang air kecil tetapi juga sebuah simbol maskulinitas. Pispot adalah simbol kepraktisan, simpel, gampang, santai, itu senada dengan jiwa seorang laki-laki. Lalu bagaimana dengan perempuan? Apa tempat kencing mereka juga di pispot? memangnya perempuan bisa kencing di pispot? logika ini lalu menggiring ingatan saya ke beberapa tahun lalu ketika masih nyantri di Buntet Cirebon, waktu itu zaman pemilu tahun 2004, saya pernah mendengar juru kampanye partai teriak-teriak "perempuan gak boleh jadi pemimpin! karena perempuan gak bisa kencing di botol..!" sampai detik ini masih sangat saya ingat kata-kata itu. Walau bernada seksisme, namun jujur, ada benarnya juga sih. 

Selain memang tidak bisa kencing di botol, perempuan memang tidak diciptakan untuk menjadi pemimpin, karena kata Tuhan laki-laki adalah pemimpin (pelindung) bagi perempuan (lihat: surah Annisa ayat 34). Dalam shalat, Perempuan hanya boleh mengimami perempuan lainnya, jika ada laki-laki walaupun ia anaknya si perempuan tetap saja si anak laki-laki itu yang berhak menjadi imam, bahkan jika ada huntsa (waria), maka yang berhak menjadi imam dalam shalat adalah si huntsa, bukan si perempuan. Doktrin agama dan logika-logika normatif yang berlaku itu lalu semakin mengukuhkan teori bahwa seorang perempuan memang bukan dilahirkan untuk menjadi imam atau pemimpin bahkan pelindung.

12 Sep 2013

Eva: Ustadzah Cinta Ketiban Cinta

Tidak ada komentar:

Judul Buku: Eva Ustadzah Cinta Ketiban Cinta
Penulis: Achi TM
Editor: Hijrah & Adhika
Tebal Hal: 540
Tahun Terbit: September 2013


Karena sudah 27 kali ditolak saat wawancara kerja, akhirnya Eva membuka biro jodoh islami. Agar kesannya lebih islami dan bergengsi, Eva yang belum secara kafah mengenakan jilbab nekat menyamar menjadi ustazah cinta yang berjilbab, berkacamata, dan punya tahilalat di wajahnya.

Perannya sebagai ustazah cinta sangat bertolak belakang dengan kehidupan aslinya yang urakan, berpakaian seksi, berambut pink, dan vokalis band metal. Banyak masalah yang Eva alami ketika menjalani kepribadian gandanya termasuk membohongi perasaannya sendiri terhadap Fatih seorang bisnisman muda yang tampan dan soleh yang sedang mencari pasangan.

10 Apr 2013

Menara Cinta

Tidak ada komentar:
cover by: Mayka R. Asnawiyyah
Judul Buku: Menara Cinta; Istikharah Cinta Zalfa
Penulis: Widuri R. Al Fath
Editor: Hijrah & Adhika Prasetya
Tebal Hal: 280
Tahun Terbit: 2013


Novel berjudul Menara Cinta yang ditulis oleh Widuri R. Al Fath bercerita tentang perjalanan hidup cinta Zalfa seorang akhwat (muslimah yang taat terhadap agamanya) yang mencintai Arizona sahabatnya. Zalfa tidak pernah mengungkapkan perasaannya kepada Arizona sampai akhirnya Arizona menikah dengan orang lain. Beberapa tahun kemudian Arizona bercerai dengan istrinya dan ingin menikahi Zalfa, keduanya masih saling mencintai, namun cinta mereka ini lagi-lagi kandas karena tidak direstui oleh ibunda Zalfa.
***
Novel ini memiliki struktur plot yang linear. Srtuktur cerita cerita Dimulai dari eksposisi, penanjakan peristiwa, konflik, sampai pada anti klimaks. Namun demikian, penulis cukup cermat menciptakan struktur yang acak, yaitu dengan lompatan-lompatan peristiwa (fragmen) dan letupan-letupan konflik kecil maupun besar secara acak.

Plot novel yang berstruktur linear biasanya akan membuat pembaca cepat bosan, padahal sebuah novel membutuhkan lompatan-lompatan peristiwa atau fragmen yang syarat konflik untuk menjaga mata pembaca tetap betah membaca. Namun dalam novel ini, penulis cukup cermat menciptakan konflik-konflik kecil di sela-sela menginformasikan peristiwa-peristiwa yang panjang dan melebar sehingga peristiwa yang terjadi tidak hanya menjadi rentetan peristiwa yang disusun kronologis. Aksentuasi dan penekanan karakter tokoh-tokohnya cukup mendalam digambarkan, misalnya penulis turut menginformasikan secara detil latar belakang keluarga, suku, dan golongannya. Tokoh dalam cerita ini cukup unik dan banyak, namun penulis selalu mengekspose tokoh sentral, hal itu dilakukan untuk menjaga intensitas penokohan dalam cerita.

Jangan Lukai Hati Ibumu

Tidak ada komentar:
cover by: Yudi Nur Riyadi
Judul Buku: Jangan Lukai Hati Ibumu
Penulis: Suparno Achmad
Editor: Andriansyah & Adhika Prasetya
Tebal Hal: 176
Tahun Terbit: 2013



Dari Abu Hurairah RA, ia menceritakan, suatu hari ada seorang yang datang kepada Nabi Muhammad SAW seraya bertanya: "Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling berhak saya perlakukan dengan baik?" Rasulullah menjawab: "Ibumu!" Orang itu bertanya lagi: "Lalu siapa?" "Ibumu!" jawab Beliau. "Lalu siapa lagi, ya Rasulullah?" tanya orang itu. Beliaupun menjawab "Ibumu!" Selanjutnya orang itu bertanya lagi: "Lalu siapa?" Beliau menjawab: "Ayahmu." (Muttafaqun ‘Alaih).

Hadits di atas memerintahkan agar kita senantiasa berbuat baik pada kerabat terutama adalah ibu, lalu ayah. Didahulukannya ibu karena ia telah mengandung, menyusui, mendidik dan tugas berat lainnya.
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya setelah dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu (Q.S. Luqman:14).

Buku ini memuat banyak kisah nyata mengenai bakti seorang anak kepada ibunya, begitu sebaliknya, kasih sayang yang amat besar seorang ibu kepada anaknya. Kisah nyata tersebut menunjukkan betapa seorang ibu bukan hanya keramat di dunia tapi juga menjadi keramat di akhirat nanti.

Sudah semestinya bagi seseorang yang mengaku Muslim mendudukan ibunya pada tempat terhormat setelah mencintai Allah SWT dan Rasulnya. Untuk memulai itu, kisah-kisah inspiratif di dalam buku ini kiranya dapat dijadikan sebagai pegangan.

Buku ini berbahan dasar kisah-kisah nyata sejak zaman Rasulullah Muhammad SAW sampai dengan masa paling mutakhir.Tema mengenai ibu di dalam buku ini bervariasi, tidak hanya ilustrasi mengenai ketaatan namun juga contoh kedurhakaan seorang anak manusia terhadap ibunya, dan akibat yang kemudian ditanggungnya. Buku ini disusun dengan bahasa yang lugas dan ringkas namun secara tepat mengemukakan pemahaman dasar Islam dalam kaitannya dengan kehidupan kemasyarakatan kekinian.

beli buku

1 Mar 2013

Catatan Harian Anne Frank

Tidak ada komentar:
jalasutra.com
Judul : Catatan Harian Anne Frank
Penulis : Anne Frank
Penerbit: Jalasutra,2009
Tebal : 454 halaman
Ukuran : 12 x 19 cm
ISBN : 979-97652-5-0

Apa yang paling menyentuh kalbu dan membakar semangat hidup selain membaca cerita perjuangan dan perlawanan seorang anak manusia?

Membaca perjuangan hidup seseorang, saya selalu ingin memiliki pintu waktu yang dapat menghubungkan saya dengan mereka. Saya ingin larut di dalamnya. Menjadi bagian di dalamnya. Bagi saya, cerita mereka seperti sihir.

Jika kita membaca tetralogi Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, kita seakan berjalan di atas jembatan kecil yang mengantarkan kita pada rentang sejarah yang teramat jauh, namun terasa begitu sangat dekat. Melalui roman yang lebih serupa dengan berondongan senapan itu, Pram menggelar peta sejarah Indonesia tahun 1898-1918 yang mencekam.

Cerita tentang perjuangan dapat pula kita baca melalui buku "Surat-surat Kartini". Melalui tangan Kartini, kita bisa merasakan emosinya yg memperjuangkan hak kaum perempuan di zamannya.